Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Bandwidth dan Throughput

Pengertian dan Perbedaan Bandwidth dan Throughput - Mendengar nama bandwidth sudah sering ditelinga, khususnya bagi pengguna internet yang sudah tak akan lupa nama itu, apalagi kalo mulai di ahir ahir bulan dimana persediaan bandsidth mulai menipis, bagaikan pasokan beras yang mulai melorot.

Tapi kalo throughput saya baru kali mendengar nama itu dari tugas kuliah yang harus mencari tahu tentang keduanya, yah bandwidth dan throughout.

Dalam penjelasan kali ini sudah pernah ada yang sadar hal itu adalah throught. Apakah Anda pernah merasa koneksi anda terasa lambat walaupun menggunakan koneksi internet yang memiliki Bandwidth 125 kbps? Atau kadang-kadang hanya menggunakan koneksi Dial-Up yang memiliki Bandwitdh lebih kecil malah lebih cepat. 

Pengertian dan Perbedaan Bandwidth dan Throughput
Apa yang terjadi? Kecepatan Internet dengan Bandwidth yang dimiliki yang Anda lihat pada iklan ternyata berbeda dengan kenyataannya. Jadi, apakah Anda sudah tertipu dengan iklan penawarannya yang diberikan? Sebelum Anda berpikir demikian, selain bandwidth sebaiknya Anda juga harus mengetahui apa itu Throughput.

Pengertian Bandwidth
Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog maupun aliran data digital.

Satuan yang digunakan untuk Bandwdth adalah bps (bit per second). Satuan ini berarti jumlah bit yang dapat  mengalir tiap detik melalui suatu media. Seperti yang kita ketahui bit (binary digit)  hanya terdiri dari dua angka yaitu 0 dan 1.

Konsep Bandwidth juga bergantung pada media dan jarak yang digunakan untuk mengalirkan data dalam jaringan.

Konsep bandwidth ini tentu saja juga mempunyai kelemahan, bandwidth tidak dapat menghitung berdasarkan kondisi jaringan yang sebenarnya. Untuk itulah ada satu lagi konsep yang perlu anda ketahui juga, mari berkenalan dengan Throughput.

PengertianThroughput
Troughput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu. Tidak bingung kan? Lalu bagaimana perbandingan bandwidth dan throughput.

Waktu download terbaik adalah ukuran file dibagi dengan bandwidth. Sedangkan waktu aktual atau sebenarnya adalah ukuran file dibagi dengan throughput.

Begini saja, jika misalnya bandwidth anda yang anda tahu adalah 64 kbps, kemudian anda ingin mendownload file di Internet berukuran 128 kb, seharusnya file tersebut sudah sampai ke komputer anda hanya dengan waktu 2 detik (128/64), namun yang terjadi sebenarnya file tersebut tiba dalam waktu 8 detik. Jadi bandwidth yang sebenarnya atau yang disebut throughtput adalah 128kb/8 detik = 16 kbps.
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi bandwidth dan throughput :

  • piranti jaringan
  • Tipe data yang ditransfer
  • topologi jaringan
  • banyaknya pengguna jaringan
  • spesifikasi komputer client/user
  • spesifikasi komputer server
  • media transfer
  • dan lain-lain

Pada sebuah jaringan komputer Bandwidth terbagi menjadi 2 yaitu Bandwidth Digital dan Bandwidth Analog. Berikut adalah penjelasan masing - masing Bandwidth tersebut:
  1. Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume suatu data (dalam satuan bit per detik/bps)yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.
  2. Bandwidth Analog merupakan perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz (hertz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.
Konsep bandwidth ini tentu saja juga mempunyai kelemahan, bandwidth tidak dapat menghitung berdasarkan kondisi jaringan yang sebenarnya.
Saatnya menganalisa, yang udah udah bandwidth biasanya ada di paket internet di hape dan kalo ada habis quota yang diberikan. 

Bandwidth
Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakaikan untuk mengukur baik aliran data analog mau pun aliran data digital. Sekarang telah menjadi umum jika kata bandwidth lebih banyak dipakaikan untuk mengukur aliran data digital.

Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bits per second atau sering disingkat sebagai bps. Seperti kita tahu bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari angka 0 dan 1. Satuan ini menggambarkan seberapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain dalam setiap detiknya melalui suatu media.

Bandwidth adalah konsep pengukuran yang sangat penting dalam jaringan, tetapi konsep ini memiliki kekurangan atau batasan, tidak peduli bagaimana cara Anda mengirimkan informasi mau pun media apa yang dipakai dalam penghantaran informasi. Hal ini karena adanya hukum fisika mau pun batasan teknologi. Ini akan menyebabkan batasan terhadap panjang media yang dipakai, kecepatan maksimal yang dapat dipakai, mau pun perlakuan khusus terhadap media yang dipakai. Berikut adalah contoh tabel batasan panjang medium dan kecepatan maksimum aliran data.


Sedangkan batasan terhadap perlakuan atau cara pengiriman data misalnya adalah dengan pengiriman secara paralel (synchronous), serial (asynchronous), perlakuan terhadap media yang spesifik seperti media yang tidak boleh ditekuk (serat optis), pengirim dan penerima harus berhadapan langsung (line of sight), kompresi data yang dikirim, dll.

Throughput

Ternyata konsep bandwidth tidak cukup untuk menjelaskan kecepatan jaringan dan apa yang terjadi di jaringan. Untuk itulah konsep Throughput muncul. Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file.

Bagaimana cara mengukur bandwidth? Dan bagaimana hubungannya dengan throughput? Seperti telah diulas di atas, bandwidth adalah jumlah bit yang dapat dikirimkan dalam satu detik. Berikut adalah rumus dari bandwidth :
Sedangkan throughput walau pun memiliki satuan dan rumus yang sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu. Berikut adalah formula pembanding throughput dengan bandwidth :
Dengan hanya mempergunakan bandwidth sebagai patokan, kita menganggap seharusnya file yang akan didownloadnya yang berukuran 64 kb seharusnya bisa didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yang didownload adalah 64 kb, sedangkan waktu downloadnya adalah 4 detik, maka bandwidth yang sebenarnya atau bisa kita sebut sebagai throughput adalah 64 kb / 4 detik = 16 kbps. Sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yang mungkin dari suatu media. 

Beberapa faktor yang menentukan bandwidth dan throughput adalah :
  1. Piranti jaringan
  2. Tipe data yang ditransfer
  3. Topologi jaringan
  4. Banyaknya pengguna jaringan
  5. Spesifikasi komputer client/user
  6. Spesifikasi komputer server
  7. Induksi listrik dan cuaca
Akhirnya setelah memahami konsep throughput selain dari konsep bandwidth dan mengapa hal itu bisa terjadi, kita bisa mulai memahami apa yang terjadi sesungguhnya pada jaringannya. Dengan memahami konsep-konsep tersebut kita dapat mulai memperhitungkan keperluan kecepatan koneksi internet kita yang sesungguhnya dan pilihan koneksi yang diperlukan. Bukan hanya karena termakan iklan yang menebarkan janji bandwidth yang tinggi dengan harga yang murah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 Layer OSI

Pengertian 7 Layer OSI

7 Layer OSI adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI mempunyai sebuah kepanjangan, yaitu : Open System Inter Connection yang merupakan Kumpulan Layer-layer yang tidak salingbergantungan namun saling berkaitan satu sama lainnya, maksud dari pernyataan tersebut adalah masing-masing Layer sudah mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing dan Saling mengisi satu sama lain, dan sama halnya dengan sebuah kerjasama Kelompok. jika salah satu dari Layer tersebut tidak digunakan berarti tidak akan Terbentuk jaringan.

Komponen Penyusun 7 Layer OSI

7 OSI Layer memiliki 7 Layer yang Terdiri dari :
  1. Physical Layer 
  2. DataLink Layer 
  3. Network Layer 
  4. Transport Layer 
  5. Session Layer 
  6. Presentation Layer 
  7. Application Layer.
Dari ke Tujuh layer tersebuat mempunyai 2 (dua) Tingkatan Layer, yaitu:
  1. Lower Layer yang meliputi : Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer.
  2. Upper Layer yang meliputi : Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer 

Fungsi Masing-Masing Layer beserta Protokol dan Perangkatnya

Dari ke Tujuh Layer tersebut juga mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing, yaitu :
  1. Physical Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat-perangkat yang dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card) berikut dengan Kabel - kabelnya
  2. DataLink Layer : Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame. Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage) beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
  3. Network Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3 (Switch Manage).
  4. Transport Layer : Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
  5. Session Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di layer ini juga dilakukan resolusi nama.
  6. Presentation Layer : Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
  7. Application Layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam layer  ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas c34 menginstal dual boot menggunakan easybcd

Tutorial Dual Boot Windows 7 dengan Debian 7.3.0 menggunakan easybcd

Dalam kasus ini  Grub loader digantikan dengan Windows loader.
Yang dibutuhkan :
DVD Win7
DVD-1 Debian 7.3.0
Software easybcd 
 Langkah-langkah Instalasi :
Install win 7 seperti biasa, ( partisi primary untuk win 7 cukup 1 saja + system reserved rekomendasi win7, selebihnya boleh menggunakan Logical, dan sisakan free space(Ruang Kosong) yang nantinya digunakan untuk Linux Debian 7.3.0 ). partisi seperti gambar berikut : 


Gambar diatas diambil pada saat proses installasi debian ( menggunakan DVD-1 Debian 7.3.0 booting melalui DVD-ROM Drive ) , dengan win7 sudah diinstall lebih dulu, terlihat pada gambar diatas sudah ada partisi ntfs yang dipakai win7.
setelah itu Lakukan proses instalasi Debian sampai selesai, dan grub loader sebaiknya diinstall, setelah selesai menginstall grub loader restart komputer. dan komputer akan booting menggunakan grub loader. seperti gambar berikut:                                                          

Pilih windows 7 untuk booting komputer. setelah windows 7 siap berikutnya adalah menginstall aplikasi easybcd pada win 7, setelah easybcd terinstall jalankan easybcd-nya. seperti gambar berikut :                                                          

berikutnya untuk menambah menu boot Debian pada windows loader lakukan langkah langkah seperti gambar berikut urutkan dari no.1-6 :                                             

hasilnya seperti gambar di bawah ini :                                                       

Kemudian lakukan " Edit Boot Menu " seperti gambar berikutlakukan secara urut dari no. 1-4 :

Setelah itu tutup program easybcd dan restart komputer, maka pada saat booting, boat loader yang ditampilkan adalah boot loader windows seperti gambar dibawah ini : 

Selesai.
Untuk waktu delay automatic start booting, bisa diatur sesuai yang kita inginkan pada menu " Edit Boot Menu " (langkah no.7)
Catatan : jika win7 yang dipilih maka langsung booting win7, jika Debian yang dipilih maka masih muncul grub loader, dengan delay 5 detik untuk memilih Sistem Operasi seperti gambar berikut : 

Jika tidak ingin grub loader menampakkan diri, bisa dilakukan sedikit modifikasi melalui terminal linux, caranya adalah sebagai berikut :
ketik perintah pada terminal ( sebagai super user ) :
pico /etc/default/grub
Lakukan perubahan pada baris GRUB_TIMEOUT=5 menjadi GRUB_TIMEOUT=0
kemudian tekan tombol ctrl+x kemudian tekan tombol y, kemudian enter.
terakhir, ketik perintah --> update-grub tekan enter.
selesai.

Demikian semoga bermanfaat.
NAMA  : NURUL KHOLIFAH
KELAS : XITKJ2
TUGAS : C34


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macam - macam Komunikasi Berbentuk Gambar Dan Berita

Komunikasi data
Macam - macam Komunikasi Berbentuk Gambar Dan Berita

Media massa adalah penyampaian mengenai informasi-informasi, pikiran, gagasan maupun komunikasi melalui perantara (media) kepada masyarakat umum.
Berikut adalah jenis-jenis media massa beserta contoh dan fungsinya :

1.    Media Cetak
          Media Cetak adalah media yang terdiri dari lembaran kertas yang tertulis dengan sejumlah kata, kalimat, gambar, dan wacana yang ditata rapi serta berisikan berbagai macam informasi-informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, hiburan, tips, lapangan pekerjaan, bisnis, aspirasi, opini, promosi dan juga mengenai kejadian di dalam dan luar negara.
Berikut adalah beberapa contoh media cetak beserta fungsinya :
a.    Surat kabar
 Fungsinya :
   1.   Publishing the news (menerbitkan/menyiarkan berita/informasi).
   2.   Commeting On the news (memberikan komentar terhadap suatu 
        berita/informasi).
   3.   Entertaining Readers (menghibur pembaca).
   4.   Helping Readers (tips untuk pembaca bagaimana cara melakukan sesuatu). 

   5.   Publishing Advertising (menerbitkan/menyiarkan barang dan jasa yang
ditawarkan kepada publik dengan menyewa ruang dan waktu)
b.    Majalah
Fungsi :
1.       Majalah sebagai media komunikasi.
2.       Majalah sebagai penyalur aspirasi setiap orang.
3.       Majalah sebagai penyemai demokrasi.
4.       Majalah sebagai media promosi.
5.       Majalah sebagai media pembelajaran berbasis baca-tulis.
6.       Majalah sebagai media penyaluran bakat dalam bidang penulisan.
7.       Majalah sebagai peningkatan kreatifitas.
8.       Majalah sebagai penghibur.

c.  Tabloid
          Fungsi :
     1.   To Inform (Untuk Menginformasikan).
     2.   To educate (Untuk Mendidik/Pendidikan).
     3.   To entertaining (Untuk Hiburan).



d.       Buku Teks
   Fungsi :
          Sebagai alat bantu siswa untuk memahami dan belajar dari hal-hal yang dibaca dan untuk memahami dunia (di luar dirinya).

e.       Newsletter
          Fungsi :
  1.     Memotifasi karyawan/anggota perusahaan/organisasi/ lembaga/komunitas lainnya
      untuk meningkatkan kinerjanya.
  2.     Menumbuhkan self of belonging (rasa memiliki) terhadap perusahaan/organisasi
      /lembaga /komunitas.
  3.     Menjamin arus komunikasi efektif.     
  4.     Menampung dan menyampaikan aspirasi anggota.
  5.     Menyampaikan instruksi/informasi dari atasan.
  6.     Menyampaikan pengumuman penting.
f.       Buletin

 
          Fungsi :
          Memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan baik yang diselenggarakan di lingkungan tentang perkembangan suatu topik atau aspek tertentu.

 
2.    Media Elektronik
          Media Elektronik adalah sarana komunikasi yang mempergunakan peralatan elektronik sebagai perantara dalam penyampaian informasi.
Berikut adalah beberapa contoh media elektronik dan fungsinya :
a.    Televisi
 Fungsi :
1. Sebagai sarana memperoleh informasi aktual dan faktual.
2. Sebagai sarana hiburan seperti tontonan film, musik, dan humor.
3. Sebagai sarana menyampaikan pendapat dan berbagi.
4. Sebagai media belajar seperti tv education dan program siaran pendidikan.


b.    Radio
Fungsi :
1.    Sebagai sarana penyampaian informasi.
2.    Untuk menghibur misalnya musik, humor serta berita dan berbagai informasi lainnya.


c.    Handphone
  Fungsi :
  1.     Sebagai alat hitung (menggantikan kalkulator).
  2.     Sebagai alat bantu menterjemah bahasa secara digital.
  3.     Sebagai sarana bimbingan siswa.
  4.     Sebagai alat mengambil gambar/foto untuk bahan belajar.
5.     Ponsel kini bisa disamakan dengan komputer kecil – bisa mengecek email, melakukan pencarian on-line, dan merekam podcast. Sementara kebanyakan sekolah di daerah tak mampu memberikan komputer untuk tiap murid. Ponsel menjadi salah satu alternative.
6.     Para guru bisa membuat blog (web log, catatan di situs internet) lewat ponsel.
7.     Para siswa bisa mencari informasi pembelajaran di internet lewat ponsel.
d.   Internet
Fungsi :
1.    Memperluas Wawasan dan Ilmu pengetahuan.
2. Sebagai sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah.
3.   Melatih Siswa Supaya Mengetahui Cara-cara Penggunaan Komputer.
4.    Sebagai Sarana Komunikasi.

e.    Proyektor Video
    Fungsi :
    1.    Sebagai Alat Presentasi.
    2.    Sebagai Pemutar Video (Home Theater).
    3.    Sebagai Media Informasi.


f.     Komputer
Fungsi :
1.    Sebagai sarana mempermudah kerja.
2.    Sebagai Sarana Komunikasi.
3.    Sebagai Alat Hiburan.
4.    Sebagai Alat Pendidikan.
5.    Sebagai Sarana Informasi.

3.    Media lainnya (Langsung)
          Media langsung (lainnya) adalah informasi yang kita dapat secara langsung dari narasumber atau alat-alat perantara lainnya yang menjadi media dalam penyampaian informasi.
Contoh dan fungsi media langsung adalah sebagai berikut :
a.    Benda Nyata
Fungsi :
Sebagai Media Pembelajaran

b.    Model

Fungsi :
Sebagai Sarana pembimbing Pembelajaran





c.  Guru
   Fungsi :
  1.    Sebagai prantara dalam belajar
  2.    Guru adalah sebagai pembimbing untuk membawa anak didik ke arah kedewasaan. Pendidik tidak maha kuasa, tidak dapat membentuk anak menurut kehendak hatinya
  3.    Guru sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat
  4.    Sebagai penegak disiplin. Guru menjadi contoh dalam segala hal, tata tertib dapat berjalan apabila guru menjalaninya terlebih dahulu
5.     Sebagai adminstrator dan manajerGuru sebagai perencana kurikulum
6.     Guru sebagai pemimpin
d.       Papan Tulis
Fungsi :
Sebagai media pembelajaran yang menggunakan titik-titik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual.



e.  Kertas

Fungsi :
Sebagai media/tempat untuk menulis suatu informasi/ pembelajaran yang berbentuk titik-titik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual.



 
f.  Pena
 Fungsi :
Sebagai alat tulis yang berbentuk titik-titik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual.

Komunikasi data adalah transmisi data elektronik melalui beberapa media, di mana media tersebut dapat berupa coaxial cable, twisted pair, fiber optic, wireless dan lain-lain. Sistem yang memungkinkan terjadinya transmisi data disebut jaringan komunikasi data.

Fungsi sistem komunikasi data :
·        dapat memberikan informasi kepada orang yg tepat dalam waktu yg tepat
·        dapat memungkinkan orang dan bisnis untuk berkomunikasi meskipun lokasinya berlainan
·        dapat mengolah data bersamaan dengan diterimanya data

Bentuk Komunikasi
Macam-macam komunikasi yang ada :
1. Komunikasi Suara
Merupakan jenis komunikasi yang paling umum digunakan. Contoh dari komunikasi suara adalah :
1. Komunikasi siaran radio (Radio Broadcasting)
2. Komunikasi radio amatir
3. Komunikasi radio dua arah
4. Komunikai radio antar penduduk (Citizen Band)
5. Komunikasi telepon
2. Komunikasi Berita dan Gambar
Merupakan komunikasi berupa informasi berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (video) ataupun gambar diam (statis).
Contoh dari komunikasi berita dan gambar adalah :
a. Komunikasi telegraf
b. Komunikasi telex
c. Komunikasi faximile
d. Komunikasi siaran televisi
3. Komunikasi Data
Merupakan komunikasi berupa data yang dikirimkan melalui saluran komunikasi.
Adapun yang dikirimkan dapat berupa : berita / informasi (data), suara (audio) dan gambar (video).

Komponen Sistem Komunikasi
Komponen sistem komunikasi yang utama adalah sebagai berikut :
1. Pengirim (Tranceiver)
Pihak yang mengirimkan informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dan lain-lain. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi.

2. Media Transmisi
Media yang digunakan untuk menyalurkan (mengirimkan) ketempat tujuan (penerima), misalnya saluran fisik (kabel), udara dan cahaya.


3. Penerima (Receiver)
Pihak yang menerima informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dan lain-lain. Tugasnya adalah menerima berita atau informasi yang dikirimkan oleh pengirim berita.


Tujuan utama dari komunikasi : menyampaikan informasi dari 1 sumber ke sumber lain secara tepat dan cepat.
Berdasarkan cara penyampaian informasinya, bentuk komunikasi terbagai atas 2 macam, yaitu :
1. Komuniksi dari titik ke titik (point to point communications)
Informasi yang disampaikan oleh pengirim hanya diberikan kpada 1 penerima saja. Contohnya : telepon, telex, faxcimile, pager.
2. Komuniksi dari 1 titik ke segala arah (broadcast communications)
Informasi yang disampaikan oleh pengirim dapat diterima oleh siapa saja yang membutuhkan informasi tersebut. Contohnya : komunikasi siaran radio dan televise

Cara kerja sistem komunikasi data sederhana :
·         Berdasarkan gbr yg ada, sistem komunikasi data meliputi komputer atau terminal yg bertindak sebagai pengirim, modem, kabel penghubung, peralatan pengubah telepon, fasilitas saluran pertukaran, penerima (komputer host dan terminal).
·         Komputer dan terminal digunakan untuk memasukkan informasi. Alat tsb berupa terminal yg ditempelkan ke mikrokomputer atau mainframe atau mikrokomputer dgn keyboard and printer atau mesin fax atau alat masukan yg lain.
·         Kabel penghubung in the picture menghubungkan pengirim ke modem. Kabel tsb dpt berupa coaxial cable, fiber optics, etc.
·         Modem mengubah digital signal dr komputer atau fax ke analog signal sehingga peralatan pengubah telepon dpt menerimanya. Sinyal ini kemudian diteruskan ke fasilitas pengubah dan pengendali dr perusahaan telepon.
·         Dari fasilitas pengubah dan pengendali,  modem pada receiver akan mengubah kembali analog signal ke digital signal untuk diteruskan ke komputer host atau terminal untuk memproses pesan/informasi yg dikirimkan. 



Figure 1.1. Sistem komunikasi data sederhana

Jaringan komunikasi data
Jaringan adalah seri dr beberapa point yg dihubungkan oleh beberapa jenis saluran komunikasi. Jaringan komunikasi data merupakan kumpulan sirkuit komunikasi data yg dikelola sebagai kesatuan tunggal.  Kumpulan jaringan komunikasi data, org yg memasukkan data, yg menerima data dan yg mengelola dan mengendalikan jaringan, membentuk sistem komunikasi.

Kriteria utama dr jaringan komunikasi data untuk dapat berjalan dengan baik:
1.   Performance : jaringan komunikasi data dpt menghantarkan data dengan tepat waktu, di mana performance diukur dengan waktu respon jaringan. Waktu respon jaringan hrs sesuai dengan apa yg dikehendaki oleh user. Faktor yg mempengaruhi waktu respon adalah jumlah pemakai dlm sistem tsb, kecepatan transmisi, jenis media transmisi dan jenis hardware/software yg digunakan.
2.   Consistency & Reliability : Data yg ditransmisikan hrs tepat, konsisten dan dpt diandalkan sehingga user yakin akan informasi yg dihasilkan.
3.   Recovery : Jika mengalami kegagalan, jaringan hrs dapat segera dipulihkan kembali ke tingkat operasi yg ditentukan sehingga kerusakan yg ditimbulkan seminim mugkin.
4.   Security : Pengaksesan data harus dilindungi dr pihak-pihak yg tidak berkepentingan olehnya keamanan jaringan perlu dilakukan dengan sebaiknya.

Contoh jaringan komunikasi yg sering digunakan adalah jaringan komputer atau computer networks. Sebuah jaringan komputer dapat menyediakan media komunikasi yang sangat kuat di antara orang-orang yang terpisah jauh

Videotext : kemampuan terjadinya transmisi dua arah antara televisi atau komputer dalam rumah dengan perusahaan di luar rumah. Contoh : online banking, email, online video game.

Satelit : dengan menggunakan receiver and transmitter TV satelit rumah, kita dapat berkomunikasi dengan org lain melalui disk satelit yg ditempatkan pada propertinya. Antena ini dapat menerima dan mengirimkan suara atau data ke bagian dunia lain dengan merelay-nya ke satelit lain yg mengorbit bumi. For example, GPS.

Video teleconferencing : aplikasi ini memungkinkan org yg bertempat di lokasi yg berbeda dapat ‘mengikuti’ meeting dalam format suara dan gambar.

Telecommuting : Aplikasi ini memungkinkan pekerja untuk melakukan pekerjaan kantornya di rumah.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS